{"id":433,"date":"2026-10-19T11:54:17","date_gmt":"2026-10-19T11:54:17","guid":{"rendered":"http:\/\/localhost\/wordpress\/planet-ban-diam-diam-menguasai-dunia-perbengkelan-indonesia-apakah-bengkel-bengkel-lain-perlu-khawatir-2\/"},"modified":"2026-10-19T11:54:17","modified_gmt":"2026-10-19T11:54:17","slug":"planet-ban-diam-diam-menguasai-dunia-perbengkelan-indonesia-apakah-bengkel-bengkel-lain-perlu-khawatir-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wordpress.ichisolution.cloud\/?p=433","title":{"rendered":"Planet Ban Diam-Diam Menguasai Dunia Perbengkelan Indonesia, Apakah Bengkel-Bengkel Lain Perlu Khawatir?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama ini kita mengenal Planet Ban sebagai tempat yang menjual berbagai macam ban motor. Kalau ingin mencari ban motor dari berbagai macam merek dan ukuran, serta ban yang harganya terjangkau, maka Planet Ban adalah tempatnya. Sudah begitu, gerainya banyak pula. Konsumen jadi mudah untuk mencarinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, anggapan bahwa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Planet Ban<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah <a href=\"https:\/\/planetban.com\/tentang-kami?srsltid=AU7gw4WYrOdTHxKg4vtQFu7CXi18ew1IJko72gzDmJ2QBFFSPgnl-aQ9\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tempat jualan ban<\/a> saja sudah tidak valid lagi. Sebab saat ini gerai tersebut sudah mirip bengkel ketimbang gerai ban. Tempat ini tidak hanya menjual ban, tapi juga menjual berbagai macam spare part motor, aki, oli, hingga menawarkan jasa servis. Planet Ban sudah menjadi bengkel, dan diam-diam menguasai dunia perbengkelan Indonesia.<\/span><\/p>\n<h2><b>Berawal dari toko aksesoris motor hingga menjadi toko ban<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Planet Ban<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berdiri pada tahun 2011 di bawah PT. Surganya Motor Indonesia punya <a href=\"https:\/\/otomotif.kompas.com\/read\/2023\/09\/20\/190100315\/jejak-planet-ban-dari-jualan-ban-saja-sampai-layanan-servis-motor\">cerita<\/a> yang cukup menarik. Andi Harjoko, pendiri sekaligus CEO, sebelumnya menjalankan bisnis spare part dan aksesoris motor melalui konsep dan nama Surganya Biker pada tahun 2010. Namun, bisnis tersebut kesulitan berkembang karena menyasar pasar yang terlalu sempit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setahun berselang, Andi Harjoko mencoba ikut sebuah bazar ban motor sederhana di Bekasi. Ternyata, antusias publik tinggi, dan pembelinya tidak hanya para orang yang hobi modif motor, tetapi juga pengguna motor biasa. Dari pengalaman tersebut, Andi Harjoko mengubah usahanya menjadi toko ban dengan nama Planet Ban. Gerai pertamanya dibuka pada Juli 2011 di Harapan Indah, Bekasi, lalu kemudian berkembang ke berbagai daerah.<\/span><\/p>\n<h2><b>Jualan spare part terbatas, hingga membuka jasa servis motor<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam perjalanannya, Planet Ban nyatanya tidak hanya jualan ban motor saja. Secara perlahan, mulai berjualan oli dan beberapa spare part motor. Awalnya hanya jualan secara terbatas, dan bagian-bagian tertentu saja. Setidaknya sampai sebelum 2018, Planet Ban masih jadi toko ban yang kebetulan juga jualan beberapa spare part motor. Imej terbesarnya masih tetap toko ban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Barulah pada akhir tahun 2018, Bisnis ini benar-benar melebarkan sayapnya. Penjualan spare part motor mulai diperluas secara masif. Jualannya tidak hanya spare part dalam mesin, tapi juga aki hingga oli motor. Tidak hanya itu, gerai ini juga perlahan membuka jasa servis motor yang mulai masif pada awal 2019.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan model seperti ini, pelanggan yang awalnya datang untuk mengganti ban, bisa saja sekalian melakukan servis atau <a href=\"https:\/\/mojok.co\/terminal\/inilah-cerita-saya-yang-merelakan-13-juta-rupiah-terbakar-kecerobohan-lupa-ganti-oli\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">mengganti oli motor<\/a>. Di sinilah strategi bisnisnya terasa. Planet Ban tidak hanya mencari transaksi dari satu produk. Mereka mencoba mengambil atau mengakomodasi lebih banyak kebutuhan dari pemilik motor yang sama.<\/span><\/p>\n<h2><b>Planet Ban Diam-diam merajai dunia perbengkelan Indonesia<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat bagaimana geliat Planet Ban, rasanya tidak berlebihan jika menyebut bahwa mereka diam-diam merajai dunia perbengkelan Indonesia. Mengapa diam-diam, sebab perjalanannya dari awal hingga sekarang memang tidak begitu terlihat dan terdengar. Sebagian besar dari kita bahkan tidak sadar bahwa wajah Planet Ban sudah bukan lagi sebagai toko ban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Coba saja kalau lewat gerai Planet Ban terdekat, promo yang tertulis dan terpajang di depan gerai sudah bukan lagi promo mengenai harga ban. Promonya sudah tentang paket servis dengan harga murah, yang bundling dengan ganti oli. Sebagian dari kita, mungkin juga sudah termakan promo tersebut, dan pindah dari bengkel langganan ke planet ban kalau untuk servis motor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukti lain bagaimana tempat ini\u00a0 sudah merajai dunia perbengkelan Indonesia adalah mereka juga punya produk sendiri. Toko ini tidak sekadar jualan spare part saja. Mereka juga punya alias memproduksi spare part buatan mereka sendiri. Produk spare part mereka diberi nama X-Grade, yang mencakup V-Belt, kampas rem, bearing, roller, dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain spare part, gerai ini juga punya produk oli dan aki motor sendiri. Untuk produk oli, mereka punya X-Ten, yang menjadi oli eksklusif kalau kalian servis dan ganti oli di sana. Lalu untuk produk aki, mereka jadi distributor eksklusif produk aki bernama X-Smart buatan NS Battery.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sini kita bisa lihat bagaimana Gerai ini menguasai dari hulu hingga hilir. Mereka memproduksi produk mereka sendiri, menjualnya di gerai-gerai milik mereka sendiri, dan mereka juga menyediakan jasa servisnya. Semua itu, dikemas dengan iming-iming harga yang lebih murah. Apakah berhasil? Sejauh ini tidak ada tanda-tanda kegagalan, sih.<\/span><\/p>\n<h2><b>Apakah bengkel-bengkel lain harus khawatir melihat geliat Planet Ban?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat bagaimana Planet Ban menguasai dunia perbengkelan, tidak heran jika ada banyak bengkel-bengkel lain yang khawatir. Meskipun kalau dipikir-pikir lagi, bengkel-bengkel tersebut tidak perlu khawatir. Apalagi bengkel-bengkel tradisional. Sebab keduanya memang berkecimpung di pasar dan cara pelayanan yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/mojok.co\/liputan\/harian\/kebaikan-bengkel-motor-di-desa-yang-jarang-dilihat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bengkel tradisional<\/a> itu biasanya tumbuh dari hubungan personal. Pelanggan mengenal mekaniknya, dan mekanik mengenal motor pelanggannya. Paham satu sama lain, lah. Sementara itu, pendekatan yang mereka gunakan berbeda.. Mereka membawa konsep ritel modern ke dunia perawatan sepeda motor. Produknya ditata, harga dan layanan bisa dilihat, dan pelanggan dapat mencari gerai terdekat melalui <a href=\"https:\/\/planetban.com\/lokasi-toko\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">situs resmi<\/a>. Dari sini sudah jelas sekali perbedaannya.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bengkel-bengkel tidak perlu khawatir dengan geliat Planet Ban yang diam-diam menguasai dunia perbengkelan di Indonesia. Daripada khawatir dan memikirkan kompetitor, lebih baik fokus pada produk dan pelayanan masing-masing saja. Justru bengkel-bengkel lain harus belajar ke Planet Ban, soal bagaimana sebuah gerai yang awalnya hanya jualan ban, bisa jadi tempat jualan spare part, jasa servis motor, dan menjadi \u201craja\u201d di dunia perbengkelan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Planet Ban tak lagi sekadar menjual ban motor. Kini, bisnis ini merambah penjualan spare part, oli, aki, hingga jasa servis motor.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-433","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wordpress.ichisolution.cloud\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/433","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wordpress.ichisolution.cloud\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wordpress.ichisolution.cloud\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wordpress.ichisolution.cloud\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wordpress.ichisolution.cloud\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=433"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wordpress.ichisolution.cloud\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/433\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wordpress.ichisolution.cloud\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=433"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wordpress.ichisolution.cloud\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=433"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wordpress.ichisolution.cloud\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=433"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}